EPISODE 3
"HELMI ?? jangan2 mas Helmi ? gak2..gak mungkin mas Helmi berteman dgn Zariff..gimana bisa..YaAllah..beri aq petunjuk YaAllah..."Aleesya berbisik sendiri dgn perasaan yg gak tentu..Aleesya sgt bimbang kalau Zariff tau yag Helmi itu sebenarnya 'mantan' tunangan dia...
Setelah beberapa minit Zariff ngobrol bersama Helmi di telefon,Aleesya berniat untuk menanyakan siapakah Helmi yg menelefonnya barusan...
"Tanya apa gak ya..klo aq nanya pasti dia curiga nanti..tp..klo aq gak nanya..ermm..ah..penasaran2...daripada terus penasaran kayak gini mendingan aq tanya aja deh...Bismillahirrohmanirrohim..."hati Aleesya berbicara..
Aleesya : Ermmm...Zariff..(suaranya tersekat2)
Zariff : Iya Leesya..?ada apa..??(sambil melirik Aleesya beberapa kali)
Aleesya : Maaf ya sebelumnya..aq gak punya maksud utk ikut campur urusan kamu ya...aq cuma mau nanya sedikit aja Zar..bisa gak..?
Zariff : Lorh...banyak juga gak papa kok..gak masalah..mau nanya apa Leesya..?(tanya Zariff lembut sambil melirik tajam ke arah Aleesya..coba utk menebak soalannya)"Pasti mau nanya soal aq ni..hihi.."
Aleesya : Errr..kalau bisa tau..yg menelepon kamu barusan tadi..siapa ya..??(suaranya tersekat2 lagi)
Zariff aneh dengan pertanyaan Aleesya.."Tumben..kok dia nanya siapa yg telepon aq tadi..?.aq pikir mau nanya tentang aq..ermm..yaa..geer bnget gua."
Zariff : Yg menelpon aq tadi..teman lama aq di pesantren dulu..Helmi namanya..emang kamu kenal dengan org yg bernama Helmi..??
"PESANTREN..??mas Helmi kan pernah belajar di pesantren..apa jangan2..mereka emang berteman..?bingung2..YaAllah apa yg sebenarnya yg mau Kau tunjukkan..?.."hati kecil Aleesya bicara dgn penuh penasaran...
Aleesya : Gak..gak kenal kok..(Aleesya memberikan senyuman utk menutup rasa curiganya)..ermmm..Zar..
Zariff : Iya Leesya..kamu mau nanya lagi ya..?silahkan..gak usah pake malu2 segala..tanya aja..(Zariff..mengukir sebuah senyuman yg sgt ikhlas)
Aleesya : Teman kamu yg namanya Helmi itu...dia ustad ya..?(Aleesya jadi gak enak karna kebanyakan nanya soal helmi..)
Zariff : Apa..?? ustad.?ya gak lah Sya..mana mungkin dia bisa jadi ustad..dia tu paling gak suka ama pekerjaan ustad tau..waa...bisa ribet kalau aq panggil dia ustad..ahahahaha..(Zariff ketawa besar)
"Alhamdulillah..ternyata bukan mas Helmi..lega aq sekarang.."
Aleesya : oo..gitu..dia bukan ustad ya..Zar..
Zariff : ya..bukanlah..eh Sya kamu tau gak dulu..waktu aq lagi di pesantren..aq pernah ngeledekin si Helmi itu..aq panggil dia "eh..ustad helmi udah nyampe tu..ngaji lagi.."terus dia kejar aq..langsung dia dapet aq..terus di habisin ama dia..sampe lebam2..hahaha...lucu banget..(Zariff senyum sendiri saat teringatkan kenakalan dia waktu di pesantren)
"Ternyata dia ini lucu juga ya..pinter banget hibur org..bisa jadi teman yang sangat baik..tapi..dia gak sealim mas Helmi.."Aleesya memuji Zariff dalam diam..dan kembali besedih ketika teringat dengan Helmi..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(Di hadapan rumah Aleesya yg besar)
Zariff perlahankan mobilnya saat Aleesya bilang rumah itu..rumah dia..Zariff membuka tingkap mobilnya..lengannya di tarok di atas tingkap mobilnya...Aleesya cuma memerhatikan kelakuan dia..ada sedikit rasa suka dalam hatinya..=)
Zariff : Jadi ini rumah kamu Leesya..? gede juga ya..(sambil mengusap2 dagunya)
Aleesya : Iya Zar..ini rumah aq..(sambil mengambil tasnya)
Zariff & Aleesya keluar dari mobil bersama2..langsung Aleesya berdiri agak jarak dari Zariff yg sedang sandar di mobilnya dan asik memerhatikan rumah gede Aleesya..
Aleesya & Zariff : Kamuu....(serentak)
Zariff : kamu aja omong dulu Sya..
Aleesya : makasih ya..kamu gak mau masuk dulu..?
Zariff : masuk..??ga papa Leesya..di luar aja..malu ah sama orang tua kamu..
Aleesya..: =) ya udah gak papa..eh..tadi kamu mau ngomung apa..?
Zariff : aq cuma mau nanya..kamu sibuk gak besok..??
"SIBUK!!"....kedengaran suara lelaki yg sangat galak bunyinya..
ternyata..suara itu adalah suara kakak kepada Aleesya..namanya Aryan Yusri
Aleesya : Kak Ryan..??ngapain kakak ke sini..?
Aryan : Emang kakak gak bisa ada disini..?kamu ngapain di sini sama cowok sok kaya ini ha..??(marah
Aryan)
Aleesya : KAK..! yg sopan dong omongnya..dia kan tetamu..hormat dong kak..iiihhh..(Aleesya menjeling ke arah Aryan)
"Kurang ajar ini cowok..kalau Aleesya gak ada disini..udah lama gua habisin dia..tau gak.."Zariff mengomel sendiri..
Aryan : Eh..buaya..!! loe siapa ha..??Pake anterin adik gua segala..emang loe ada izin dari gue utk anterin dia..??
Zariff : Sabar dulu dong..aq Zariff Irfan..bisa panggil Zariff..(Zariff menghulurkan tangannya)
Aryan : Gak usah sok alim loe..basi tau..
Aryan terus menepis tangannya Zariff..Aleesya kaget dengan kelakuan kakaknya
Aleesya : Kak..Kakak kenapa sih..Zariff mau salam ama kakak..kenapa di tepis kak..?mana santun kakak..??aq gak suka ama kelakuan kakak..!!
Aryan : kamu diam Leesya..ini bukan urusan kamu..!!
Aleesya : Bukan urusan aq..??jelas ini adalah urusan aq dong..Zariff teman aq..justeru..ini bukan urusan kakak tau gak..gak isah ikut campur..!(bentak Aleesya)
Aryan hanya mendiamkan dirinya...
Zariff : Udah Leesya..gak papa..(sambil senyum ke Aleesya)
Aleesya : Gak papa gimana Zar..??aq sama sekali gak mengerti dgn sikapnya dia..kenapa sih..bikin aq kesal tau gak....astaghfirullah..
Zariff : Sabar aja.. ya udah Sya..biasa kok...aq gak papa..kalau gitu..aq pulang dulu ya..
Aryan : Gak usah pamit2an..udah pulang sana loe..cepatan pulang..(usir Aryan)
Zariff masuk ke dalam mobilnya.langsung pergi dari situ..
Aleesya : CUKUP KAK...!!! Astaghfirullahalazim..kakak jahat..(Aleesya terus lari meninggalkan Aryan sendiri)
"Asal kamu tau ya Leesya..kakak lakuin semua itu..demi kebaikan kamu..kakak gak mau kamu kecewa cuma karna seorang lelaki..kakak akan selalu berusaha untuk melindungi kamu dari cowok mana pun..termasuk Helmi..."bisik hatinya..Aryan menitiskan air matanya saat itu.. :'(
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(Dalam mobil Zariff)
"Ada apa sih sebenarnya ama kakaknya Aleesya..gua cuma hanterin Aleesya doang..kok gitu sih marahnya..emang salah gua mau hanterin Aleesya..gua gak ngapa2in dia kok..seenaknya aja dia manggil gua buaya..jangan2 dia yg buaya kali..ahhh..!!nyembeling banget..pusing gua..kasihan Aleesya..punya kakak kayak cowok itu..amit2 deh.."Zariff omong sendiri..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(Di kamar Aleesya)
Aryan : Leesya...(sambil mengetuk perlahan pintu kamar Aleesya)
Aleesya : Hmmm..mau apa kak..??
Aryan : Bisa kakak masuk..??
Aleesya : masuk aja..emang ada larangannya..??(Aleesya memerli Aryan)
Aryan : Sya..kamu udah lama kenal sama Zariff itu..??
Aleesya : kenapa kak..?mau marah dia lagi..?mau di maki lagi ya..?
Aryan : Leesya..kamu omong jgn sembarangan ya..?!(marah Aryan)
Aleesya : Siapa yg sembarangan coba..??kakak atau aq..? udah deh..daripada kita terus berantem kayak gini..mendingan kakak keluar..setelah keluar kakak langsung ke masjid..buat tenangin hati yang lagi kaco..ya..sekarang kakak keluar..aq lagi punya kerjaan..
Aryan terdiam..gak tau mau ngomong apa..dia sadar..adiknya memang sukar untuk di ajak berantem..karna adiknya sangat suka akan kedamaian..lagsung dia keluar dari kamar cantik Aleesya..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(Zariff ke masjid untuk solat)
Sebaik dia selesai solat isya' berjamaah..dia gak lupa untuk bersolat sunat..tanpa pengetahuannya Zariff..Aleesya juga turut hadir sama menunaikan solat isya' berjamaah di masjid itu...
Seperti biasa..di masjid pasti ada ceramah2 ugama dari ustad2 yg tinggi ilmunya..Zariff adalah antara pendengar ceramah yang setia..tetapi..penceramah yang kali ini..kelihatannya..Zariff sgt mengenalinya...
"Assalamualaikum warahmatullohi wabarokatuh para jamaah yg dimuliakan Allah sekalian...Saya Helmi Azam..saya orang baru disini..insyaAllah..saya yg akan menggantikan posisi pak kiyai......"
"HELMIII???!!!ternyata dia adalah seorang ustad..??(Zariff teringat akan pertanyaan Aleesya sore tadi "teman kamu yang namanya Helmi itu..ustad ya..??") apa jangan mereka udah saling kenal..? bisa ada saingan kayaknya..."Zariff berbicara sendiri...
------------------------------ZOOM,ZOOM,ZOOM..BERSAMBUNG-----------------------------------
No comments:
Post a Comment